setelah terik panas matahari mulai meninggi akhirnya salah satu satria pandawa memutuskan pergi membawa kayu di hutan {salah satu kesatria yang ikut pendeta mencari kayu ialah arjuna},lalu saat di pinggir hutan tiba tiba dihadanglah dua orang itu oleh seorang abdi yang bernama cantrik janaloka ,abdi tersebut sempat bertanya tuan begawan sidikwacana di manakah beliau berada?lalu raden arjuna pernah sempat bertemu dengan orang berjubah putih dan bersorban hitam,bercelana panjang kelabu ,serta berpakaian compang camping telah lewat dihadapannya sepekan lalu selagi masih berada di istana astina. selanjutnya abdi tersebut trus mengikuti raden dan pendeta itu ,ditengah hutan mereka bertemu raksasa yang bernama dandonwacana.
seketika mereka bertiga dikejar sampai sebuah sungai ,lalu raden arjuna mendapat ide untuk mengalahkanya sementara yaitu panah pasopatinya ,setelah tergeletak ,arjuna dan yang lain pergi ke gubug untuk memberi tahu bahwa raden arjuna mendapat petunjuk dari jagat dewa untuk menebas hutan yang disebut "wanamarta".setelah pemberitahuan itu maka raden werkudara beserta yang lain pergi menuju ke hutan tadi yang di singgahi ,lalu sesampainya dihutan tadi raden werkudara memanggil penghuni raksasata di untuk menghajarnya ,setelah lama menunggu akhirnya raksasa tadi dapat dikalahkan oleh panah dan gada.lalu raja penghuni hutan menampakkan wujud dihadapan para kesatria{nama raja jin itu adalalah prabu yudistira} ,dia mengaku bahwa dia adalah raja jin yang dipasrahi oleh prabu pandu dewanata untuk menjaga hutan itu agar tidak disalah gunakan oleh kerajaan lain.
lalu akhirnya raja jin itu pun menitip pesan jika kelak perang besar terjadi hutan ini akan menjadi rawa yang menakutkan sepanjang sejarah ,setelah sepekan kemudian hutan itu telah berupa menjadi kerajaan amarta dan raden puntadewa dinabatkan sebagai maharaja amarta kerajaan baru itu lalu berlaku untuk selama raden puntadewa menjadi raja dan tidak ada yang meneruskan kerajaan amarta setela raden puntadewa bertahtaitu menurut ramalan raja jin tersebut.